Uncategorized

Jaga Jarak Harus, Silaturahim Jangan Lupa

Jaga Jarak Harus, Silaturahim Jangan Lupa

Di tengah pandemi ini, silaturahim tak kenal lagi kendala jarak. Semakin banyak alternatif dan solusi, meskipun hanya bertatap muka di balik layar. Tanpa peluk rindu. Ada zoom, ada google meet, skype, whatsapp pun menampung 8 orang dalam satu kali panggilan grup.

Sejujurnya, semenjak jauh ke Madinah, ke Al Binaa yang biasanya itu rutin pun jadi jauh rasanya. Komunikasi pun semakin berjarak. Apalagi adik-adik sudah pada lulus semua. 9 tahun orang tua kami bolak-balik Pebayuran Jakarta. Sekarang, siapa lagi yang mau ditengok ke sana? Semakin jarang pula lah bersilaturahim dengan asatidzah. Pun ketika pulang waktu terbatas, sibuk sana sini.

Semenjak pertemuan @ilumina dengan mudir beberapa waktu lalu, teman-teman madinah juga usul untuk mengadakan lagi temu jarak jauh. Tapi ya begitulah, yang direncakan itu malah susah terencana. Di awal ied, “Yuk kita nge-zoom,” tapi tetap masih wacana. Akhirnya, dua hari lalu, Bang Muhammad Adz-Dzahabie inisiasi, “Fi langsung buat schedulenya, hari ini jam 4 waktu Madinah, nanti kita undang asatidzah, biar jadi dulu, kalau direncanain gak jadi-jadi.”

Memang kadang kita terlupa, mereka, asatidzah kita, 6 tahun sabar mendidik kita. Walaupun kitanya super nakal, tapi tak pernah menyurutkan semangat mereka. Terima kasih waktu dan nasehatnya asatidzah. Ada Ustadz Edi Siswanto yang dari dulu jadi tempat diskusi, ada Ustadz Indra ‘Lintang’ Gunawan pembimbing OSN SMP-SMA, walaupun akhirnya nyasar ke Madinah hehe, ada Ustadz Zainal Arifin yang mengenalkan kami dasar ilmu hadits, Mushtolah. Hafizhahumullah untuk asatidzah kami yang tak cukup kata-kata ini mengungkapkan kebaikan mereka.

Dan terkhusus mudir, Ust. Aslam walaupun diwakili Hafidh Atsary pesannya, “Sabar, Doa, dan Jaga Kesehatan.”

Besok-besok mungkin bisa temu online lagi yang lebih besar, semoga hehe.

Dari Dapip di Madinah, 5 Syawal 1441

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *