Live ReportOur ExperienceRenunganReportStory

Kampuang Nan Jauh di Mato

Saya bukan bernyanyi, bukan pula berdendang. Hanya mengungkapkan sebagian rasa, berbagi sedikit. Kita diajarkan untuk selalu berbagi kan? Rasa ini juga perlu dibagi, supaya tak meledak kalau disimpan sendiri.
.
Tanah ini ternyata melahirkan orang-orang hebat, bukan hanya pedagang-pedagang dari ujung negeri barat ke timur, sastrawan ulung yang karyanya tak sirna, guru-guru hebat yang mengkader anak-anak bangsa, politikus tangguh, bahkan ulama, bukan skala nasional saja, tapi tersebar di dunia internasional.
.
Dari cerita tentang kakek kami, Umar, guru ‘ngaji’ dari kampung salo, Bukittinggi, kami belajar tentang semangat untuk mengajarkan kebaikan, terutama menyebarkan semangat untuk ngaji.
.
Pertanyaannya sekarang…
Kapan kejayaan itu kembali lagi ke tanah ini? Semua pekerjaan rumah ini harus dikerjakan bersama. Ngaji solusinya.
.
Dan satu hal, kampung ini kangen dengan kalian, generasi yang akan merevolusi daerah asal kalian. Pulang lah… dia menunggumu pulang.
.
Sampai jumpa, doakan aku agar kembali pulang.
.
Padang, 11 Februari 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *