Uncategorized

Syawwal-an (Nikahan)

Bulan Syawwal selalu identik dengan ini, ya Nikahan. Terlebih inilah anjuran Nabi kita, sekaligus menepis keyakinan menikah di bulan Syawwal yang mendatangkan kesialan. Tapi tentu keyakinan itu salah besar. Mumpung masih 20 hari lagi nih bulan Syawwalnya. 🤭🤭🤭

Nah, Beliau ini, sudah ku anggap seperti Abang di sini, Syaikh Abdul Aziz bin Khalid Ats Tsubaiti. Beliau juga yang pertama kali menyambut kami di Madinah, di saat kami belum kenal apa itu Madinah. Tepatnya 2018. Boro-boro ngobrol dengan mujamalah ala orang Arab. Mereka ngomong apa, aku pahamnya yang lain. 😂 Sekarang beliau ini sudah magang sebagai Hakim di bagian Mahkamah Ahwal Syakhsiyyah Madinah>

Semenjak bulan haji tahun lalu, kami ikut jadi saksi untuk ‘aqd Qiron beliau. Ya, dua hari lalu, walimahnya.

بارك الله لهما وبارك عليها وجمع بينهما في خير.

Kalau Syawwal lalu, ayah beliau yang sengaja datang jauh dari Madinah untuk hadir acara pernikahan adik kami. Tahun ini, giliran aku yang mewakili Pak Muslim di sini. Hehe.

Jadi, Syawwal kapan giliran kita? 🤓
Masih ada kok 20 hari ke depan hehe.✌️

Dafif, 10 Syawwal 1441

2 thoughts on “Syawwal-an (Nikahan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *